Cara Menanam di Lahan Sempit

Cara Menanam di Lahan Sempit

Gardening memang sangat menyenangkan, ketika anda melihat semua tanaman anda berbuah pasti itu bisa menjadi salah satu hal yang memuaskan. Manfaat lain yakni ketersediaan sayuran segar untuk setiap hari apalagi mungkin lebih segar dari sayuran lain yang dijual di pasaran.

Saat ini, orang-orang di kota besar dengan kondisi lahan yang sempit dapat berkebun dengan teknik modern, kondisi lahan yang sempit tentu bukan halangan bagi hobi berkebun.

Sekarang, ada banyak cara bisa diterapkan untuk berkebun di rumah dengan lahan terbatas. Cara menanam di lahan sempit pun tidak asal saja, tanaman di kebun di jalur sempit berbeda dengan tanaman di lahan pertanian yang lebih luas.

Tidak semua jenis tanaman di lahan luas bisa ditanam di kebun dengan sempit tanah biasanya tanaman yang baik tumbuh di tanah sempit yaitu jenis tanaman yang dapat dikonsumsi segera setelah panen.

Hal yang perlu anda ketahui sebelum membuat media tanam di lahan atau pekarangan sempit ini. Anda harus menyiapkan beberapa peralatan dan bahan yang mendukung kesuksesan anda berkebun.

Tentu saja, tanah sempit membutuhkan tanah yang paling dimanfaatkan. Anda dapat menggunakan bidang bertingkat seperti hidroponik yang ditanam di lantai dua. Budidaya vertikal atau horizontal yang berbaris rapi dapat mendukung tanaman untuk tumbuh optimal biasanya tanaman sayuran bisa tumbuh optimal di tanah sempit itu tentu sangat cocok untuk sayur tanaman dapat dipanen dalam waktu singkat dan kita tidak perlu banyak biaya untuk melakukannya.

Ada beberapa jenis penanaman di lahan sempit dan tentunya, anda bisa mendapatkan manfaat besar dengan memanfaatkan lahan kecil di rumah anda. Biasanya, budidaya tanaman skala kecil menjadi lebih efisien dan sangat mudah untuk merawat tanaman di sini ialah beberapa metode berkebun yang kami bisa terapkan di tanah sempit:

1. Hidroponik

Cara menanam Hidroponik 2020
Cara menanam Hidroponik 2020
Maksud hidroponik adalah cara alternatif lain berkebun di tanah sempit. Hidroponik ini memiliki beberapa variabel teknis. Anda dapat menggunakan tetes, aquaponik, aeroponik, fertigasi, dan seterusnya.

Pada dasarnya, metode hidroponik menggunakan air sebagai media tanam. Dalam metode hidroponik ketersediaan nutrisi menjadi hal yang paling mendasar. Secara umum, praktisi hidroponik menggunakan pupuk ab campuran sebagai solusi.

Nutrisi itu dicampur dalam media air ab campuran pupuk dapat diganti dengan organik pupuk yang bisa anda buat sendiri yakni tanaman hidroponik yang umumnya tumbuh besar jumlah dan memiliki kualitas yang lebih baik kita dapat memanen tanaman hidroponik beberapa kali.

Ada banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dengan sistem budidaya ini. Sayuran yang dipanen kemungkinan besar organik dan segar. Sistem hidroponik biasanya membutuhkan tempat 1-2 meter persegi dan dapat menampung 20 hingga 25 tanaman per lubang tanam.

2. Tanaman Pot

cara menanam tanaman di pot
cara menanam tanaman di pot

Berkebun dalam pot atau wadah jika anda tidak memiliki cukup lahan untuk menanam buah, sayuran atau tanaman hias yang anda sukai, bisa anda coba dengan cara ini.

Berkebun dalam pot dapat membantu anda menumbuhkan beberapa tanaman seperti tomat, cabai, wortel, terong, mawar, bunga matahari atau tanaman lain anda dapat menempatkannya di halaman depan atau belakang.

Pot rumah anda, anda dapat mengganti dengan jenis wadah lainnya seperti kaleng biskuit yang tidak digunakan, bekas ember plastik, dan lainnya. Jangan lupa beri lubang di bagian bawah wadah saat sirkulasi air mengalir.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika menanam dalam pot dan wadah diantaranya:

  1. Siapkan ukuran pot atau wadah yang sesuai dengan jenis tanaman anda. Jika anda ingin menanam wortel, perlu diingat karakteristik tanaman wortel. Wortel yang lulus dipanen dengan tabung akar, kemudian gunakan pot yang memiliki kedalaman 30-40 cm untuk mendapatkan ukuran wortel standar (15-20 cm) selain itu, pastikan pot atau wadah sudah bersih.
  2. Siapkan media tanam pemilihan media tanam juga disesuaikan untuk jenis tanaman yang akan anda tanam. Jika anda ingin menanam cabai dalam pot, campur atas media tanah (tanah yang dipupuk), kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1: 1: 1/2 ialah media yang tepat jika anda ingin menanam wortel, anda dapat mencampurnya dengan warna merah tanah, kompos, dan pasir halus dengan perbandingan 1: 1: 1/2 merupakan media yang cocok.
  3. Perawatan tanaman meliputi penyiraman secara teratur, paparan sinar matahari, dan pemupukan. Setiap jenis tanaman memiliki karakteristik yang berbeda. Pastikan anda mencari informasi terlebih dahulu tentang tanaman yang akan anda tanam sebagai pemupukan, berikan pupuk kaya nitrogen untuk tanaman keras, dan pupuk yang kaya akan fosfor dan kalium untuk pembungaan dan pembentukan buah.

3. Hanging Gardening

cara menanam hanging garden
cara menanam hanging garden

Prinsip berkebun dengan menggantung serupa untuk berkebun di pot / wadah itu hanya menggantung pot / wadah di atas langit-langit teras depan atau belakang rumah atau menggantungnya di pilar yang sengaja anda persiapkan.

Selain pemilihan wadah, media tanam, dan perawatan tanaman, beberapa hal-hal lain yang perlu anda pertimbangkan ketika menggantung tanaman yaitu kekuatan alat peraga tanaman, dan posisi tanaman terhadap sinar matahari alat peraga tanaman harus cukup kokoh.

Anda dapat membuat tiang penyangga berukuran tinggi dari 1,5 hingga 2 meter. Pastikan saat anda menyiram tanaman, air limbah tidak membuat genangan mengganggu.

Metode lain yang dapat anda terapkan ialah anda dapat menggantung tanaman secara terbalik atau diketahui sebagai metode berkebun terbalik salah satu manfaat dari metode terbalik ini yakni kesempatan untuk panen lebih sering lembab dan lebih lama karena air akan terciprat untuk mencapai area daun lebih cepat.

Metode ini bisa menggunakan botol plastik yang digunakan sebagai pot.

4. Vertikultur

Cara menanam vertikultur 2020
Cara menanam vertikultur 2020
Teknik berkebun dengan metode vertikal metode atau vertikultur adalah metode alternatif lain berkebun di bidang sempit. Pada dasarnya metode ini diterapkan dengan membuat rak khusus atau menara khusus yang memungkinkan untuk vertikal berkebun anda hanya membutuhkan area minimal 1 meter persegi untuk berkebun vertikal hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk vertikal berkebun alias vertikultur adalah rak atau wadah yang disusun ke atas dalam jumlah yang diinginkan baris secara umum.

Rak-rak ini disusun menyerupai tangga dan bisa tangga tunggal atau ganda. Anda dapat mengatur pot tanaman di deretan tangga. Ada juga teknik vertikultur yang diterapkan dengan menempelkan media di dinding dan ada pula yang membuat tabung menara umumnya, tanaman seperti stroberi, tomat, cabai, sawi, seledri, atau rosemarry ditanam dengan cara ini.

Tanaman hias seperti aster, mawar, atau melati juga bisa ditanam secara vertikal. 5. Top roof gardening metode ini khusus untuk anda yang tidak punya tanah sama sekali atau anda tidak mengizinkan berkebun di tanah atau di halaman rumah dan tanah sempit anda dapat menanam dan menanam beberapa tanaman dengan memanfaatkan lantai dua rumah anda.

Caranya sangat mudah, sama seperti mengolah di halaman rumah seperti biasa anda dapat memeriksa pembahasan lain di saluran kami tentang cara memanfaatkan teras lantai 2 dan 3 untuk tempat tidur sayur.

Itulah beberapa metode alternatif berkebun di tanah sempit. Sebelum anda mulai menanam dengan metode yang anda sukai, pastikan anda memilikinya bibit tanaman yang baik. Identifikasi tanaman yang akan anda tanam dan tumbuh, terutama suhu yang disukai tanaman, ph media tanam, pertumbuhan tanaman happy gardening!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *